Baru Aja Damai, Massa PP dan IPK Kembali Bentrok - UCOK MEDAN

Ads

Travel

Baru Aja Damai, Massa PP dan IPK Kembali Bentrok

Baru Aja Damai, Massa PP dan IPK Kembali Bentrok
UCOKMEDAN.com - Massa Pemuda Pancasila (PP), dengan massa tanpa atribut dan diduga dari massa Ikatan Pemuda Karya (IPK) kembali bentrok, selasa (02/02) di Jalan Gagak Hitam, Lingkar Sunggal.  

Warga sekitar juga sempat kaget karena kedua massa ormas juga bentrok Sabtu pekan lalu. Tidak terlihat petugas keamanan saat kedua massa ormas ini saling berhadapan. Mereka tidak hanya perang batu. Beberapa orang terlihat membekali diri dengan senjata tajam.

Sejumlah polisi baru tiba setelah aksi saling lempar usai. Namun massa masih bertahan di lokasi bentrokan. Bahkan ada yang membakar sebuah sepeda motor yang belum diketahui pemiliknya.

Bentrokan yang terjadi Selasa petang ini hanya beberapa saat setelah kedua pimpinan ormas mendeklarasikan perdamaian.

Pada deklarasi yang berlangsung di Markas Polresta Medan, baik bos IPK dan maupun bos PP sama-sama menyatakan akan menjaga perdamaian.

Ikrar ini tak hanya secara lisan. Di depan Kapolres, Dandim dan juga wakil walikota Medan, ikrar itu mereka ditandatangani. Tidak itu saja, kedua kubu yang diwakili ketua organisasi juga berjabat tangan dan berpelukan.

Ternyata perdamaian yang diikrarkan bos kedua ormas kepemudaan ini hanya sebatas di mulut. Anak buah mereka tetap saja masih melanjutkan bentrokan, tanpa peduli warga Kota Medan sudah tidak nyaman dengan ulah mereka.

Perseteruan antara kedua ormas ini sudah berlangsung belasan tahun. Termasuk bentrokan Sabtu pekan lalu, yang skalanya cukup besar. Pemicunya tidak hanya masalah politik, hukum atau ekonomi, tapi juga mengangkut wilayah kekuasaan.

Selama itu pula tak ada yang mampu menyelesaikan. Termasuk dari kepolisian. Jika tidak segera diatasi, perseteruan kedua ormas ini makin membuat tidak nyaman warga Kota Medan.[Ucok]

Sumber : Liputan6

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Baru Aja Damai, Massa PP dan IPK Kembali Bentrok"

Post a Comment