Edy Rahmayadi Imbau Masyarakat Berhati-hati Berkendara di Lokasi Rawan Bencana Alam - UCOK MEDAN | Ini Medan Bung !

Edy Rahmayadi Imbau Masyarakat Berhati-hati Berkendara di Lokasi Rawan Bencana Alam



UCOKMEDAN.com - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyampaikan, kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dalam menjalankan aktivitas, apalagi yang sedang melakukan perjalan melintasi daerah rawan longsor, Sabtu (5/1/2018).

Prihal ini dikatakan, lantaran saat ini cuaca tidak bisa ditentukan atau diprediksi.

"Pemudik-mudik kita, akhir tahun waspada cuaca yang kurang bersahabat, dengan kita menjaga kondisi stamina. Insyaallah selamat sampai tujuan," kata dia, saat ditemui seusai rapat koordinasi dengan KPU kemudian Bawaslu dan TNI/Polri terkait pengamanan jelang pemilihan calon legislatif dan calon Presiden dan Wakil Presiden, di Aula Raja Inal Siregar, lantai dua, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan.

Lalu dirinya meminta kepada masyarakat juga wasapada selalu bila melintasi daerah rawan bencana alam, seperti banjir, longsor. "Selalu waspada," katanya, yang buru-buru meninggalkan ruangan karena mengejar waktu salay ashar.

Bencana longsor yang menerjang Jembatan Kembar Sidua-dua, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, disinyalir terjadi akibat ulah tangan manusia. Kerusakan pada hulu sungai diduga menjadi sebab terjadinya bencana tersebut secara berulang.

Hal ini diungkapkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II, Bambang Pardede. "Kami meyakini longsor akan kembali terjadi ketika hujan deras. Kenapa? Karena di hulunya sana yang diluar kewenangan kami, sudah terjadi longsor. Kami hanya menerima dampaknya saja," ucapnya.

Pernyataan yang ia lontarkan ini bukan tanpa alasan. Pihaknya sudah melakukan pemantauan kenapa bisa longsor terus terjadi melalui drone. Berdasarkan hasil amatan pihaknya, tanah pada bagian hulu sungai sudah terbuka alias mengalami kerusakan.

"Gambar tersebut saya tunjukkan tadi kepada kawan-kawan wartawan televisi waktu mewawancarai saya, dan mereka heran-heran melihatnya. Di hulu jembatan itu memang sudah longsor. Jadi kalau nanti hujan deras lagi, ya akan longsor lagi," ujarnya.

Menurut dia, ada baiknya permasalahan ini ditanyakan ke instansi terkait seperti Dinas Kehutanan. "Kami ini hanya merasakan dampak dan akibatnya. Kami sinyalir kerusakan itu terjadi di hulu sungai. Boleh kalian pakai drone kami untuk tanyakan ke Dinas Kehutanan, apa kira-kira langkah pemulihannya," kata dia.

Pihaknya sendiri berwenang pada kondisi jalan yang diterjang longsor. Dimana sampai saat ini masih terus melakukan pembersihan material longsor dari badan jalan. Disamping itu, sambung Bambang, sampai sekarang hanya satu lajur jembatan saja yang dapat difungsikan dititik bencana, karena pada jembatan satunya lagi sedang dilakukan upaya pembersihan.

"Petugas dan alat kami masih stand by di sana. Ya, memang cuma satu lajur saja yang berfungsi. Satu lajur lainnya kami jaga untuk pembersihan, sebab ketika hujan deras akan kembali terjadi (longsor)," pungkasnya.
sumber: 

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Edy Rahmayadi Imbau Masyarakat Berhati-hati Berkendara di Lokasi Rawan Bencana Alam"

Post a Comment